belajar COMMAD PROMPT

 DASAR/ TAHAP PENGENALAN

ADDUSERS - Entering/ add user to/from file CSV.
ARP - Address Resolution Protocol
ASSOC Change - file extension associations
ASSOCIAT - One step file association
AT Schedule - Command to create shedule program (to be run later)
ATTRIB - changing atribut file
BOOTCFG - Edit boot setting windows
BROWSTAT - to seacrh info domain,browser and PDC
CACLS - Changing file permissions
CALL - Calling a program batch
CD - Moving to a specific folder
CHANGE - Changing the Terminal Server Properties
CHKDSK - Checking and repairing file system
CHKNTFS - Checking NTFS file system
CHOICE - Receive input to the keyboard in a batch file
CIPHER - Encrypt-Decrypt files/folders
CleanMgr - Cleanup automatically Temporary files, recycle bin
CLEARMEM - Cleanup memory
CLIP - meng-Copy STDIN ke Windows clipboard.
CLS - Clean the screen CMD
CLUSTER - Windows Clustering
CMD - Opening the screen CMD/ command prompt
COLOR - Changing color on window CMD
COMP - Comparing the contents of the 2 or more file
COMPACT - compress file/folder in the partition NTFS
COMPRESS - compress file individu in the partition NTFS
CON2PRT - Connect or disconnect a Printer
CONVERT - Convert FAT drive to NTFS.
COPY - Copy 1 or more file to a certain location
CSVDE - Import/Export Active Directory data
DATE - Showing / date set
Dcomcnfg - DCOM Configuration Utility
DEFRAG - Defragment hard drive
DEL - Delete 1 or more file

tahap4



PERINTAH-PERINTAH DOS

 
MELIHAT DAFTAR PERINTAH YANG VALID DI COMMAND PROMPT: "HELP"
Untuk mengetahui perintah-perintah apa saja yang berlaku di Command Prompt,
cukup ketikkan HELP kemudian tekan Enter. Untuk mengetahui daftar parameter
spesifik untuk perintah tertentu, ketikkan spasi diikuti tanda /? di belakang
perintah utama. Misalnya, untuk mengetahui parameter-parameter apa saja yang
dapat diberikan untuk perintah "DIR", cukup ketikkan "DIR /?" kemudian tekan
Enter.

Di bawah ini diberikan ringkasan daftar perintah-perintah yang dapat digunakan
di Command Prompt, yang penyajiannya dibagi dalam tiga kategori: dasar,
mengenah dan lanjut. Pembagian ini diharapkan dapat memudahkan pembaca yang
masih pemula untuk memilih prioritas perintah-perintah mana yang perlu
dipelajari terlebih dahulu, terutama perintah-perintah yang paling sering
digunakan. Sebenarnya tidak semua perintah disajikan di sini, hanya seingat dan
sesempat penulis saja (halah...).

Perintah dasar:
Perintah-perintah tingkat dasar diperuntukkan bagi mereka yang masih dalam
tahap belajar.
ATTRIB Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah atribut file
CLS Perintah internal. Untuk menghapus layar monitor
COPY Perintah internal. Untuk mengkopi file
DEL Perintah internal. Untuk menghapus file
DIR Perintah internal. Untuk melihat daftar file/folder di folder/direktori
tertentu
MD Perintah internal. Untuk membuat direktori/folder baru
RD Perintah internal. Untuk menghapus folder (folder kosong)
REN Perintah internal. Untuk mengubah nama file/folder
TYPE Perintah internal. Untuk melihat isi file

Perintah menengah:
Perintah-perintah tingkat menengah diperuntukkan bagi mereka yang mulai
mempelajari langkah-langkah recovery ringan, seperti format/install ulang, bad
sector recovery.
EDIT Perintah eksternal. Untuk mengedit file teks (interaktif)
FDISK Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah/membuat partisi harddisk
FORMAT Perintah eksternal. Untuk memformat disket/harddisk
MORE Untuk mencegah tampilan menggulung terus-menerus
SYS Eksternal apa internal ya? Yang jelas untuk membuat disket/harddisk jadi
bootable

Perintah tingkat lanjut:
DEBUG Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah isi file dalam format
heksadesimal
REG Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah/menghapus key/value registry
TASKKILL Perintah eksternal. Untuk menghentikan/membunuh proses yang sedang
berlangsung
TASKLIST Perintah eksternal. Untuk melihat daftar proses yang sedang berlangsung

Perintah-perintah BATCH FILE
@
ECHO
REM

Program-program Utilities
QuickBASIC, PASCAL, TURBO C (bahasa pemrograman, program untuk membuat program)
Partition Magic for DOS (program partisi yang lebih mudah digunakan
dibandingkan FDISK


MELIHAT DAFTAR FILE: "DIR"
Perintah "DIR" berfungsi untuk melihat daftar file/folder yang berada di
direktori atau folder tertentu. Sebenarnya perintah DIR mempunyai banyak sekali
parameter perintah yang dapat kita gunakan untuk membatasi daftar file/folder
yang kita inginkan. Di antaranya, parameter-parameter ini dapat kita gunakan
untuk menentukan file, folder atau file dan folder yang ingin kita lihat di
direktori/folder tertentu, kemudian menentukan apakah kita akan menampilkan
file-file yang hidden atau tidak, kemudian mengurutkan berdasarkan nama,
tanggal, ukuran, dan sebagainya. Untuk mengetahui daftar parameter dan cara
penggunaannya, ketikkan "DIR /?" kemudian tekan Enter.

Melihat daftar file/folder dalam direktori/folder tertentu
DIR (tanpa parameter)

Melihat daftar file saja
DIR /a-d

Melihat daftar folder saja
DIR /ad

Melihat daftar file yang tersembunyi
DIR /a-dh

Melihat daftar folder yang tersembunyi
DIR /adh

Melihat daftar file/folder yang tersembunyi
DIR /ah



MENGETAHUI/MENGUBAH ATRIBUT FILE: "ATTRIB"
Untuk mengetahui daftar parameter untuk perintah "ATTRIB", ketikkan "ATTRIB /?".

Melihat attribut file/folder
Format umum: ATTRIB namafile
Contoh: ATTRIB readme.txt
Untuk melihat attribut dari beberapa file/folder, gunakan wildcards character
(*) pada namafile.

Mengubah attribut file/folder
ATTRIB daftaratribut namafile
Daftar atribut yang valid: H, R, S
Gunakan tanda '-' di depan kode attribut untuk menonaktifkan atribut tertentu,
gunakan tanda '+' untuk mengaktifkan atribut tertentu.

Contoh pemakaian:
Mengubah atribut file README.TXT menjadi hidden
ATTRIB +h README.TXT

Mengaktifkan atribut hidden sekaligus atribut system pada file README.TXT
ATTRIB +h +s README.TXT

Menonaktifkan attribut hidden, read-only dan system pada semua file dalam
direktori aktif (current directory). Kombinasi atribut ini dapat digunakan
untuk memunculkan kembali file-file yang 'disembunyikan', misalnya sebagai
dampak infeksi virus ke komputer:
ATTRIB -h -r -s *.*
  
  that's all friends...
 

JIMMYJOE-SHOCK <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Rekan2s IT tolong dunk yg punya daftar perintah2/command yg ada di
command prompt. pls....Thx

[Non-text portions of this message have been removed]


DELPROF - delete User Profile NT
DELTREE - Deleting a folder and its subfolders





tahab 2
CMD, yang dapat dikatakan mudah dalam melakukannya, caranya kita
 harus menguasai perintah-perintah dalam cmd, untuk itulah diperlukan pembelajaran yang baik.

Langkah pertama untuk mengidentifikasi virus adalah

periksa semua drive, my documents, folder windows dan system32.
Caranya adalah dengan mengetikkan "dir/ah" pada tempat yang dituju,
 setelah melihat file dan folder-folder yang di hidden, lihatlah file dan folder
 yang anda curigai sebagai virus, lalu bila anda menemukan file yang dicurigai,
hilangkan attribut hidden, system dan read only agar mudah di hapus dengan
cara mengetikkan "attrib -h -s -r /s /d". Maka semua file dan folder yang di hidden
akan nampak, untuk memastikan file tersebut adalah virus, anda bisa melakukannya dengan
 cara klik properties pada file yang dituju, lihat data yang ada, apakah mencurigakan atau tidak.
 Bila memang mencurigakan anda dapat men-deetenya dengan cara Menekan tombol "shift+delete" ini dilakukan
agar virus tersebut tidak bersarang di recycle bin.

Tapi menghapus virusnya tidaklah mengatasi masalah bilas ada file induk yang membuatnya
lagi, untuk itu kita perlu belajar cara mencari file induk dan mendeletenya.
Kita dapat mencari file induk dengan cara menganalisa file virus yang di buatnya,
caranya adalah dengan mengetikkan "type [nama file]", maka CMD akan memberikan Script
dari virus tersebut, lalu bagaimana cara mencari file induk??, anda bisa mencarinya dengan
 melihat Script yang menunjukkan tempat file induk tersebut, biasanya bersarang di folder
system dan windows, jadi carilah kata yang menunjukkan suatu file/tempat file, lalu periksalah
tempat tersebut dan apabial ditemukan file yang dimaksud, segeralah anda mendeletenya
 dengan meng-unhidden dan menekan shift+delete, namun biasanya file induk sulit di
 delete karena dibuat sebagai file system yang selalu berjalan dengan autorun, cara
menghapusnya adalah dengan menghilangkan semua attribut dari file
tersebut "attrib -h -a -s -r [nama file.ekstensi], namun sebelumnya bukalah taskmanager,
lalu lihatlah program yang mencurigakan, lalu terminate, atau bila tak ditemukan, anda
bisa mendelete file yang Undeleted dengan mematikan explorer.exe untuk sementara.

Saya jelaskan lagi cara kerja virus, virus umumnya sebuah file yang dapat "berkembang
biak" atau menggandakan diri dan membuat file induk, dimana mereka saling terkait dan membantu satu sama lain,
contoh: ketika anda mendele virusnya saja maka induk akan membuat nya lagi setelah beberapa menit,
 dan bila file inuk di delete maka file virus akan membuat kembali file induknya. Bagaimana cara mendeletenya?
 kita harus mendeletenya sekaligus, tapi bagaimana? disinilah gunanya belajar command prompt,
sebelum anda mematikan program virus dan explorer.exe, buatlah sebuah text document, lalu ketikkan


Catatan: "Ada virus yang tidak dapat dihapus dengan cara ini,
 yaitu virus yang cukup advanced, untuk itu bila anda tidak dapat menghapusnya,
maka jalankan program yang mematikan program virus melalui
 registry di menu "run" pada HKCU dan HKLM, walaupun tidak menghapus virus, namun
dapat memfreeze virus agar tidak bekerja"
ATAU AGAR LEBIH SIMPLE GUNAKAN ANTIVIRUS GRATISAN.

Bagi pembaca yang belum paham tentang sebuah tutorial dapat
menghubungi Admin dengan menggunakan fitur "Contact Us" pada navigation di atas blog ini.

Kepada para pembaca yang ingin mengambil artikel ini sebagai bahan untuk
di publikasikan, harap mencantumkan link ini pada website/blog anda.
Maka kami akan sangat menghargainya, terima kasih.

DevCon - Device Manager Command Line Utility
DIR - Showing a list of files / folders from a drive
DIRUSE - showing disk usage
DISKCOMP - Comparing the contents of the 2 floppy disk
DISKCOPY - Copy the contents of a floppy disk to a floppy disk other
DNSSTAT - DNS Statistics
DOSKEY - edit command line,recall commands,and create macros
DSADD - add user (computer, group..) into active directory
DSQUERY - Adding items to the active directory
DSMOD - Modify user (computer, group..) in active directory
ECHO - Menampilkan message pada monitor
ERASE - Menghapus satu atau lebih file
EXIT - keluar dari window CMD
EXPAND - Uncompress file
EXTRACT - Uncompress CAB files
FC - Membandingkan 2 buah file
FDISK - Disk Format dan partition
FIND - Mencari sebuah text string di dalam sebuah file
FINDSTR - Mencari strings di dalam files
FOR /F -Loop command: untuk beberapa files sekaligus
FOR - Loop command: all options Files, Directory, List
FORFILES - Batch process multiple files
FORMAT - Memformat sebuah disk
FREEDISK - Menampilkan free disk space (dalam bytes)
FSUTIL - File and Volume utilities
FTP - File Transfer Protocol
FTYPE - Menampilkan/mengubah file types yg digunakan dalam file extension
GLOBAL - Menampilkan daftar anggota dalam global groups
GOTO - Mengarahkan sebuah program batch untuk melompat ke labelled line
HELP - Online Help
HFNETCHK - Network Security Hotfix Checker
IF - Conditionally perform a command (perintah bersyarat)
IPCONFIG - Configure IP
KILL - Menghapus program dari memory
LABEL - Memberi/mengubah label disk
LOCAL - Menampilkan daftar anggota local groups
LOGEVENT - Menulis text ke dalam NT event viewer.
LOGOFF - Keluar dari system / Mengeluarkan user dari system
LOGTIME - mencatat tanggal dan waktu dalam sebuah file
MAPISEND - Mengirim e-mail dari command line
MEM - Menampilkan memory usage
MD - Create new folders
MODE - Configure a system device
MOUNTVOL - Mengatur Mount point dalam sebuah volume
MOVE - Memindahkan file dari sebuah folder ke folder lain
MOVEUSER - Menindahkan user dari sebuah domain ke domain lain
MSG - Mengirim message
MSIEXEC - Microsoft Windows Installer
MSINFO - Windows NT diagnostics
MSTSC - Terminal Server Connection (Remote Desktop Protocol)
MUNGE - Mencari dan Menganti text di dalam sebuah file (find & replace)
MV - Meng-copy file yang sedang/sementara digunakan
NET - Mengatur network resources
NETDOM - Domain Manager
NETSH - Configure network protocols
NETSVC - Command-line Service Controller
NBTSTAT - Menampilkan networking statistics (NetBIOS over TCP/IP)
NETSTAT - Menampilkan networking statistics (TCP/IP)
NOW - Menampilkan current Date and Time
NSLOOKUP - Name server lookup
NTBACKUP - Backup folders
NTRIGHTS - Edit user account rights (wilayah akses yg diizinkan oleh admin)
PATH - Menampilkan atau mengatur search path untuk executable files
PATHPING - Melacak route plus network latency dan packet loss
PAUSE - Menahan proses sebuah batch file and menampilkan message
PERMS - Menampilkan permissions (wilayah akses) user
PERFMON - Performance Monitor
PING - Menguji (test) network connection
POPD - Restore previous value dari sebuah directory yang di-save oleh PUSHD
PORTQRY - Menampilkan status ports dan service
PRINT - Print text file
PRNCNFG - Menampilkan, mengatur, atau mengubah nama printer
PRNMNGR - Menampilkan, menghapus, atau menambah daftar printer; set default printer
PROMPT - Mengubah command prompt
PsExec - Menjalankan proses jarak jauh (remote)
PsFile - Menunjukkan file2 yang dibuka dari jarak jauh
PsGetSid - Menampilkan SID sebuah computer atau user
PsInfo - Menampilkan informasi dari sebuah system
PsKill - Menghentikan proses melalui process ID
PsList - Menampilkan detail informasi dari sebuah proses
PsLoggedOn - Who's logged on (mengecek secara lokal atau melalui resource sharing)
PsLogList - Event log records
PsPasswd - Mengubah account password
PsService - Menampilkan dan mengubah services
PsShutdown - Shutdown atau reboot computer
PsSuspend - Suspend/menahan proces
PUSHD - Menyimpan/Save dan mengganti current directory
QGREP - Mencari kata/kalimat di dalam file yg sesuai dgn pola/line yg ditentukan.
RASDIAL - Mengatur RAS connections
RASPHONE - Mengatur RAS connections
RECOVER - Memulihkan/Recover damaged file dari sebuah disk defective (rusak).
REG - Membaca, mengatur, atau menghapus registry keys dan values
REGEDIT - Mengimport/mengeksport registry settings
REGSVR32 - Register/unregister file DLL atau ocx
REGINI - Mengubah Registry Permissions
REM - Merekam/mencatat comments (remarks) di dalam sebuah batch file
REN - mengubah nama file
REPLACE - Mengganti/Replace atau meng-update sebuah file dengan file line
RD - Delete folder
RDISK - Create Recovery Disk
RMTSHARE - Share folder atau printer
ROUTE - Memanipulasi network routing tables
RUNAS - Menjalankan sebuah program dgn menggunakan user account lain.
RUNDLL32 - Menjalankan sebuah DLL command (add/remove print connections)
SC - Service Control
SCHTASKS - Create or Edit Scheduled Tasks
SCLIST - Display NT Services
ScriptIt - Control GUI applications
SET - Display, set, atau remove environment variables
SETX - Set environment variables secara permanent
SHARE - Mendaftar atau edit sebuah file share atau print share
SHORTCUT - Create windows shortcut (.LNK file)
SHOWGRPS - Menampilkan daftar NT Workgroups atau user yang telah joined
SHOWMBRS - Menampilkan daftar Users yg merupakan member dari sebuah Workgroup
SHUTDOWN - Shutdown computer
SLEEP - Menunggu selama beberapa saat
SOON - Menjadwal(schedule) sebuah command untuk beberapa waktu kemudian
SORT - Sort input
START - membuka sebuah window baru, untuk menjalankan program atau command tertentu
SU - Switch User
SUBINACL - Edit file & folder Permissions, Ownership serta Domain
SUBST - Menyesuaikan sebuah path dengan drive letter
SYSTEMINFO - Menampilkan daftar system configuration
TASKLIST - Menampilkan daftar aplikasi dan service yang sedang berjalan
TIME - Menampilkan atau mengubah waktu pada system
TIMEOUT - Delay processing sebuah batch file
TITLE - Menentukan judul window untuk sebuah session CMD.EXE
TOUCH - mengubah timestamps sebuah file
TRACERT - Melacak route ke sebuah remote host
TREE - Tampilan grafis dari struktur folder
TYPE - Menampilkan isi dari sebuah text file
USRSTAT - Menampilkan daftar domain usernames dan last login
VER - Menampilkan version information
VERIFY - Memeriksa apakah files telah ter-save
VOL - Menampilkan disk label
WHERE - Mencari dan menampilkan files di dalam sebuah directory tree
WHOAMI - Menampilkan current UserName dan current domain
WINDIFF - Membandingkan isi dari dua atau lebih file.
WINMSD - Windows system diagnostics
WINMSDP - Windows system diagnostics II
WMIC - WMI Commands
XCACLS - Mengubah file permissions (hak akses)
XCOPY - Copy files dan folders

komputer gak bisa di shutdown

bagi teman teman yang ngalami komputernya gak bisa di shutdown caranya gampang banget.... ikuti langkah berikut....
  1. buka command prom llu ketikkan regedit
  2. berallih ke HKEY_CURRENT_USER pilih
  3. CONTROL PANEL pilih
  4. DESKTOP pilih
  5. PowerOffActive
  6. KLIK dua kali pada poweroffactive, dan ubah nilainya menjadi 1 .. gampang kan ......????  
  7.  ----  bagi teman teman yang lebih bnyak tau.... tolong diposting dunk....

perbaiki/reperasi power supplay

           power supply komputer merupakan sumber listrik utama yang menyediakan tegangan + 12v,
-12v, + 5v, -5v, dan sinyal por (power on reset) untuk mengaktifkan motherboard. daya maksimal
yang dapat di konsumsi oleh power supply ini sekitar 200 watt dengan tegangan masuk sebesar
220 v ac dari pln. dengan efisiensi yang sangat tinggi power supply ini sekitar 200 watt dapat
menyediakan tegangan sebesar + 5v dengan arus sekitar 15 - 20 a untuk keperluan peralatan
digital motherboard, disk drive, hard disk, fan prosessor, cd-rom drive dan card-card yang
dimaksudkan pada slot motherboard.

          bila beban power supply berlebihan, maka komputer akan tidak jalan atau bisa berjalan tetapi
tidak normal terutama pada saat kelistrikan yang di butuhkan meningkat sampai limit.
kerusakan yang sering terjadi ialah akibat beban berlebihan, tegangan masuk yang tidak stabil,
sistem ground yang tidak baik, dan sebab-sebab lain. gangguan paling fatal untuk untuk power
supply ialah bila tidak mengeluarkan tegangan sama sekali, walaupun sudah di beri tegangan
masuk sesuai dengan kebutuhan. cara praktis untuk memperbaiki power supply komputer dapat
di lakukan sebagai berikut :

[1]. lepaskan kotak power supply dari cassing agar memudahkan memeriksa rangkaian
elektronik dan lepaskan seluruh kabel dari alat-alat lain. bukalah kotak power supply sambil
memeriksa fisik komponen elektronik, barangkali ada yang terbakar dapat diketahui.

[2]. periksalah fuse pada masukkan ac 220v dari sumber listrik luar, lepaskan fuse tersebut dari
soketnya dan ukur hubungan kawat pengamannya dengan ohm-meter pada posisi x1. jarum
ohm-meter harus menunjukkan nilai sekitar 0 ohm, yang berarti fuse tersebut masih baik. jika
ohm-meter menunjukkan angka yang tak terhingga, berarti fuse sudah putus, harus diganti
baru. jangan melakukan sambungan kawat pada fuse yang sudah putus, karena batas arus
lelehnya mungkin akan menjadi lebih besar dan akan menyebabkan kerusakan bagian lain.

[3]. jika fuse baik atau sudah diganti baru tetapi masih juga tidak dapat mengeluarkan tegangan
dc, maka lanjutkan dengan memeriksa transistor power switching 2sc3039 (dua buah) yang
bertugas sebagai kendali catu daya secara pwm. lepaskan dua transisitor 2sc3039 tersebut dari
pcb dan lakukan pemeriksaan kondisi masing-masing dengan multimeter. bila salah satu
transistor rusak untuk menggantinya sebaiknya keduanya diganti dengan transistor baru, agar
karakteristiknya terjamin dan simetris, ketidakseimbangan karateristik dua transistor ini
menyebabkan gangguan stabilitas tegangan dc yang dikeluarkan power supply.

[4]. lepaskan diode brigde atau empat buah diode perata yang langsung meratakan arus listrik
ac pada bagian masukkan, periksalah kondisi diode ini dengan multimeter. kadang sering terjadi
salah satu diode-nya bocor atau hubungan singkat, sehingga arus listrik ac ikut masuk ke
rangkaian switching dan melumpuhkan power supply secara keseluruhan transistor power akan
ikut rusak, terbakar. bahkan jika tingkat kebocoran diode ini ini sangat besar, maka trafo
switching akan meleleh, kawatnya terkelupas, dan terhubung singkat, kerusakan ini yang paling
fatal.

[5]. periksa juga transistor pembangkit pulsa "power on reset", juga kapasisitor dan resistor
yang terdapat pada rangkaian basis transistor tersebut. jika rangkaian transistor ini bekerja
dengan baik, maka seluruh hasil regulasi tegangan dc akan di reset oleh pembangkit pwm dan
akibatnya power supply tidak mengeluarkan dc sama sekali. gantilah transistor baru jika dari
pengetesan transistor por ini ternyata rusak. begitu juga apabila kapasitor di test akan kering,
nilainya berubah, maka harus di ganti baru dengan nilai yang persis sama dengan sebelumnya.

[6]. karena power supply komputer umunya bekerja dengan temperatur yang lebih tinggi dari
suhu ruangan, maka ada kemungkinan karena panas yang berlebihan menyebabkan solderan
kaki-kaki komponen atau kabel-kabel ada yang terlepas. periksalah seluruh solderan pada pcb
power supply, lebih bagus lagi pastikan hubungannya di perbaiki dengan jalan di solder ulang
dengan timah yang lebih lunak (encer, flux 60/40). sehingga hubungan kabel atau kaki komponen
yang mungkin longgar dapat di jamin bersambung kembali dan umumnya power supply akan
dapat bekerja normal kembali.

[7]. komponen aktif yang pengetesannya tidak dapat di lakukan dengan multimeter adalah
ictl494 yang bertugas sebagai pembangkit pwm untuk mengendalikan transistor power switching
bekerja. ic ini hanya di test dengan membandingkan terhadap ic yang normal pada power supply
yang lain yang sejenis. pergunakan soket ic yang dicurigai rusak dengan ic pembanding yang
masih bagus.

[8]. bila proses pemeriksaan dan pergantian komponen yang rusak sudah dilakukan secara
keseluruhan, maka cobalah power supply dihidupkan dengan memasang beban berupa disk
drine saja. periksalah apakah kipasnya berputar, ukur tegangan kabel yang berwarna
kuning(+12),
merah (+5),
biru (-5), biru (-12),
orange (por) terhadap kabel warna hitam (ground).

bila parameter tegangan pada kabel-kabel tersebut sudah benar, matikan power supply dan gantilah
bebannya dengan motherboard atau beban lengkap seperti semula, cobalah sekali lagi.

sofware operation system

bagi teman teman yang butuh os..linux.. tinggal download aja.....


linux ubuntu klik disini
Nama : Ubuntu
Size : 670,80 Mb
OS : Linux
Lisensi : Freeware


2. Debian
Nama : Debian GNU/Linux 5.0.3 (ISO) i386
Size : 4,38 GB
Lisensi : Freeware

download 

3. Slackware
Nama : Slackware 13.0 DVD
Size : 3,96 GB
Lisebsu : Freeware
Download 


4. SuSe
Nama : Open Suse
Size : 4,7 Gb DVD
Lisensi : Free
Download 


5. Mandrake (Mandriva)
Nama : Is-IR.gz
Size : 13 Mb
Lisensi : Freeware
Download 


6. Fedora
Name : Fedora Desktop (Live DVD)
Size : 654 Mb
Lisensi : Free
Download 


Nama : Fedora 12-i386-DVD.iso
Size : 3.9 Gb
Lisensi : Freeware

Download


7. RedHat
Nama :
Size :
Lisensi : Trial
Download 


link: http://www.dunovtek.blogspot.com/

sofware mendownload

saya udah pernah mengalami kebosanan waktu ngedownload.... untuk ngedownload satu soft aja mesti nunggu beberapa jam,sempat minum lopi panas satu gelas lah....... :-) 8|
tapi setelah saya dapet informasi kita bisa mendownload dengan cepat yaitu dengan bantuan software... wah saya sangat senang sekali.... semua proses dowload jauh lebih mudah dari yang kuduga.... bagi teman2 yang mau nyoba dan mgalami hal yang sama seperti saya .... jangan khawatir ni dia caranya....

klik aja disini
jika teman teman butuh adobe acrobat klik disini

semoga bermamfaat ya.........

virus trojan

Sejarah Trojan Horse
Untuk mengetahui apa itu Trojan Horse mari kita pelajari terlebih dahulu sejarah dari nama Trojan Horse itu sendiri. Nah sejarahnya Nama Trojan Horse berasal dari sejarah Yunani Kuno dimana terjadi peperangan antara bangsa Yunani dengan Troy selama lebih dari 10 tahun. Penyusup dari Yunani dipanggil Sinon menawarkan hadiah Trojan yang berbentuk Kuda dari kayu berukuran besar dan berhasil mengyakinkan Troy bahwa Kuda Kayu (Trojan) tersebut dapat memberi kekuatan abadi kepada bangsa Troy. Setelah Kuda Kayu tersebut masuk ke kota Troy , tidak disangka telah banyak pasukan Yunani yang bersembunyi di dalamnya, Yunani berhasil melumpuhkan dan membakar habis kota Troy dari dalam. Kisah tersebut mengilhami para hacker untuk menciptakan “penyusup” ke komputer orang lain yang disebut dengan Trojan Horse. Daniel Edwards dari National Security Agency (NSA) yang diakui mencetuskan istilah Trojan Horse untuk program jahat yang menyelinap dalam komputer korban (detik.com,12/06/2008)

Trojan Horse dalam dunia IT

Trojan Horse (Kuda Troya), Trojan Horse bukanlah sebuah virus, karena Trojan Horse tidak memiliki kemampuan untuk menggandakan diri. Namun demikian, Trojan Horse tidak kalah berbahaya jika dibandingkan dengan virus. Trojan Horse umumnya dikemas dalam bentuk sebuah software yang menarik. Namun dibalik daya tarik software tersebut, tersembunyi fungsi lain untuk melakukan perusakan. Misalkan saja software Keygen /key generator atau software pencari Serial Number(SN)/ kunci, nah tentunya kita tertarik bukan untuk menjalankan software tersebut? Karena kadang-kadang software meminta kita melakukan registrasi dengan memasukkan SN utuk menghilangkan masa trialnya. Pengguna komputer yang mendapatkan file yang telah mengandung Trojan Horse ini umumnya akan terpancing untuk menjalankannya yah Karena daya tarik tadi. Akibatnya tentu fatal, karena dengan demikian si pengguna telah meenjalankan rutin-rutin perusak yang siap menebar bencana di komputernya. Trojan bisa berupa program perusak maupun program kendali. Contoh trojan misalnya kaHt, Back Orifice dan Netbus. Apabila korban telah terkena salah satu dari program ini maka apabila korban terhubung ke jaringan atau internet, si pengirim trojan dapat mengendalikan komputer korban dari jauh,karena trojan membuka port-port tertentu agar komputer dapat diremote, bahkan tidak mustahil untuk mematikan atau merusak dari jauh. Itu sama halnya dengan penduduk kota Troy yang terlambat menyadari bahwa kota mereka sudah di masuki oleh tentara musuh.

Cara kerja Trojan Horse

Trojan masuk melalui dua bagian, yaitu bagian client dan server. Jadi hacker kadang harus berjalan menanamkan trojannya di komputer korban ataupun memancing agar sang korban mengeksekusi/membuka file yang mengandung Trojan, namun ada juga Trojan yang langsung menginfeksi korbannya hanya dengan berbekal ip korban misalnya Kaht. Ketika korban (tanpa diketahui) menjalankan file yang mengandung Trojan pada komputernya, kemudian penyerang akan menggunakan client untuk koneksi dengan server dan mulai menggunakan trojan. Protokol TCP/IP adalah jenis protokol yang umum digunakan untuk komunikasi. Trojan dapat bekerja dengan baik dengan jenis protokol ini, tetapi beberapa trojan juga dapat menggunakan protokol UDP dengan baik. Ketika server mulai dijalankan (pada komputer korban), Trojan umumnya mencoba untuk menyembunyikan diri di suatu tempat dalam sistem komputer tersebut, kemudian mulai membuka beberapa port untuk melakukan koneksi, memodifikasi registry dan atau menggunakan metode lain yaitu metode autostarting agar trojan menjadi otomatis aktif saat komputer dihidupkan. Trojan sangat berbahaya bagi pengguna komputer yang tersambung jaringan komputer atau internet, karena bisa jadi hacker bisa mencuri data-data sensitif misalnya password email, dial-up passwords, webservices passwords, e-mail address, dokumen pekerjaan, internet banking, paypal, e-gold,kartu kredit dan lain-lain.

Jenis-jenis Trojan? Jenis-jenis Trojan antara lain:

1. Trojan Remote Access
Trojan Remote Access termasuk Trojan paling populer saat ini. Banyak penyerang menggunakan Trojan ini dengan alasan fungsi yang banyak dan sangat mudah dalam penggunaannya. Prosesnya adalah menunggu seseorang menjalankan Trojan yang berfungsi sebagai server dan jika penyerang telah memiliki IP address korban, maka penyerang dapat mengendalikan secara penuh komputer korban. Contoh jenis Trojan ini adalah Back Orifice (BO), yang terdiri dari BOSERVE.EXE yang dijalankan dikomputer korban dan BOGUI.EXE yang dijalankan oleh penyerang untuk mengakses komputer korban.

2. Trojan Pengirim Password
Tujuan dari Trojan jenis ini adalah mengirimkan password yang berada di komputer korban atau di Internet ke suatu e-mail khusus yang telah disiapkan. Contoh password yang disadap misalnya untuk ICQ, IRC, FTP, HTTP atau aplikasi lain yang memerlukan seorang pemakai untuk masuk suatu login dan password. Kebanyakan Trojan ini menggunakan port 25 untuk mengirimkan e-mail. Jenis ini sangat berbahaya jika dalam komputer terdapat password yang sangat penting.

3. Trojan File Transfer Protocol (FTP)
Trojan FTP adalah paling sederhana dan dianggap ketinggalan jaman. Satu-satunya fungsi yang dijalankan adalah membuka port 21 di komputer korban yang menyebabkan mempermudah seseorang memiliki FTP client untuk memasuki komputer korban tanpa password serta melakukan download atau upload file.

4. Keyloggers
Keyloggers termasuk dalam jenis Trojan yang sederhana, dengan fungsi merekam atau mencatat ketukan tombol saat korban melakukan pengetikan dan menyimpannya dalam logfile. Apabila diantara ketukan tersebut adalah mengisi user name dan password, maka keduanya dapat diperoleh penyerang dengan membaca logfile. Trojan ini dapat dijalankan pada saat komputer online maupun offline. Trojan ini dapat mengetahui korban sedang online dan merekam segala sesuatunya. Pada saat offline proses perekaman dilakukan setelah Windows dijalankan dan disimpan dalam hardisk korban dan menunggu saat online untuk melakukan transfer atau diambil oleh penyerang.

5. Trojan Penghancur
Satu-satunya fungsi dari jenis ini adalah untuk menghancurkan dan menghapus file. Trojan penghancur termasuk jenis yang sederhana dan mudah digunakan, namun sangat berbahaya. Sekali terinfeksi dan tidak dapat melakukan penyelamatan maka sebagian atau bahkan semua file sistem akan hilang. Trojan ini secara otomatis menghapus semua file sistem pada komputer korban (sebagai contoh : *.dll, *.ini atau *.exe). Trojan diaktifkan oleh penyerang atau bekerja seperti sebuah logic bomb dan mulai bekerja dengan waktu yang ditentukan oleh penyerang.

6. Trojan Denial of Service (DoS) Attack
Trojan DoS Attack saat ini termasuk yang sangat populer. Trojan ini mempunyai kemampuan untuk menjalankan Distributed DoS (DDoS) jika mempunyai korban yang cukup. Gagasan utamanya adalah bahwa jika penyerang mempunyai 200 korban pemakai ADSL yang telah terinfeksi, kemudian mulai menyerang korban secara serempak. Hasilnya adalah lalu lintas data yang sangat padat karena permintaan yang bertubi-tubi dan melebihi kapasitas band width korban. Hal tersebut menyebabkan akses Internet menjadi tertutup. Wintrinoo adalah suatu tool DDoS yang populer baru-baru ini, dan jika penyerang telah menginfeksi pemakai ADSL, maka beberapa situs utama Internet akan collaps. Variasi yang lain dari sebuah trojan DoS adalah trojan mail-bomb, tujuan utamanya adalah untuk menginfeksi sebanyak mungkin komputer dan melakukan penyerangan secara serempak ke alamat e-mail yang spesifik maupun alamat lain yang spesifik dengan target yang acak dan muatan/isi yang tidak dapat disaring.

7. Trojan Proxy/Wingate
Bentuk dan corak yang menarik diterapkan oleh pembuat trojan untuk mengelabui korban dengan memanfaatkan suatu Proxy/Wingate server yang disediakan untuk seluruh dunia atau hanya untuk penyerang saja. Trojan Proxy/Wingate digunakan pada Telnet yang tanpa nama, ICQ, IRC, dan untuk mendaftarkan domain dengan nomor kartu kredit yang telah dicuri serta untuk aktivitas lain yang tidak sah. Trojan ini melengkapi penyerang dengan keadaan tanpa nama dan memberikan kesempatan untuk berbuat segalanya terhadap komputer korban dan jejak yang tidak dapat ditelusuri.

8. Software Detection Killers
Beberapa Trojan telah dilengkapi dengan kemampuan melumpuhkan fungsi software pendeteksi, tetapi ada juga program yang berdiri sendiri dengan fungsi yang sama. Contoh software pendeteksi yang dapat dilumpuhkan fungsinya adalah Zone Alarm, Norton Anti-Virus dan program anti-virus/firewall yang lain berfungsi melindungi komputer. Ketika software pendeteksi dilumpuhkan, penyerang akan mempunyai akses penuh ke komputer korban, melaksanakan beberapa aktivitas yang tidak sah, menggunakan komputer korban untuk menyerang komputer yang lain.

cara mengatasi bahaya Trojan
Pertama lakukan langkah pendeteksian keberadaan Trojan pada komputer. Pendeteksian Trojan dapat dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut

1. Task List
Pendeteksiannya dengan melihat daftar program yang sedang berjalan dalam task list. Daftar dapat ditampilkan dengan menekan tombol CTRL+ALT+DEL atau klik kanan pada toolbar lalu klik task manager. Selain dapat mengetahui program yang berjalan, pemakai dapat melakukan penghentian terhadap suatu program yang dianggap aneh dan mencurigakan. Namun beberapa Trojan tetap mampu menyembunyikan dari task list ini. Sehingga untuk mengetahui secara program yang berjalan secara keseluruhan perlu dibuka System Information Utility(msinfo32.exe) yang berada di C:\Program files\common files\microsoft shared\msinfo. Tool ini dapat melihat semua proses itu sedang berjalan, baik yang tersembunyi dari task list maupun tidak. Hal-hal yang perlu diperiksa adalah path, nama file, properti file dan berjalannya file *.exe serta file *.dll.

2. Netstat
Semua Trojan membutuhkan komunikasi. Jika mereka tidak melakukan komunikasi berarti tujuannya sia-sia. Hal ini adalah kelemahan yang utama dari Trojan, dengan komunikasi berarti mereka meninggalkan jejak yang kemudian dapat ditelusuri. Perintah Netstat berfungsi membuka koneksi ke dan dari komputer seseorang. Jika perintah ini dijalankan maka akan menampilkan IP address dari komputer tersebut dan komputer yang terkoneksi dengannya. Jika ditemukan IP address yang tidak dikenal maka perlu diselidiki lebih lanjut, mengejar dan menangkapnya.

3. TCP View
TCPVIEW adalah suatu free utility dari Sysinternals yang mempunyai kemampuan menampilkan IP address dan menampilkan program yang digunakan oleh orang lain untuk koneksi dengan komputer pemakai. Dengan menggunakan informasi tersebut, maka jika terjadi penyerangan dapat diketahui dan dapat melakukan serangan balik. Langkah penghapusan Trojan Trojan dapat dihapus dengan: Menggunakan Software Anti-Virus. Sebagian antivirus dapat digunakan untuk mengenali dan menghapus Trojan. Menggunakan Software Trojan Scanner, software yang di khususkan untuk mendeteksi dan menghapus Trojan Cara yang paling sadis yah diinstal ulang komputernya.

Langkah pencegahan Trojan Untuk mencegah

Trojan menyusup di komputer anda, pastikan anda memasang antivirus yang selalu ter-update, mengaktifkan Firewall baik bawaan dari Windows atau dari luar. Selalu waspadalah jika komputer anda mengalami sesuatu kejanggalan. Hindari penggunaan sofware ilegal karena sering tanpa kita sadari software tersebut mengandung Trojan, downloadlah software dari situs-situs yang benar-benar dapat dipercaya.

kode warna pada html

CAMEX WAPMASTER
KODE WARNA HTML Contoh:Putih =>#ffffff;

biru kode:0000ff

hitam kode:000000

brown kode:a52a2a

crap blue kode:5f9ea0

coklat kode:d2691e

corn flow kode:6495ed

crimson kode:dc143c

cyan kode:00ffff

violet kode:00008b

something kode:b8860b

dark gray kode:a9a9a9

khaki kode:bdb76b

orange order kode:ff8c00

scorned kode:8b0000

fish paste kode:e9967a

sea weed kode:8fbc8f

slate blue kode:483d8b

violet kode:9400d3

pink kode:ff1493

skyblue kode:00bfff

bricks kode:b22222

trees n shit kode:228b22

grany house kode:dcdcdc

going for gold kode:ffd700

orange peel kode:daa520

green kode:008000

flamingos kode:ff69b4

indigo kode:4b0008

grass kode:7cfc00

marooned kode:800000

blue two kode:0000cd

purple kode:9370d8

minty kode:00fa94

midnight kode:191970

merah kode:ff4500

sand kode:ff4a460

silver kode:c0c0c0

kuning kode:ffff00

putih kode:ffffff

selamat mencoba